Kongres Wanita Indonesia (1973-1978)

 

Pengabdian untuk memperjuangkan dan meningkatkan peran wanita Indonesia menjadi target perjuangan Ibu Nani secra nasional,Sejak 1973 sampai 1978,beliau menjadi Sekertaris Jendral Kongres Wanita Indonesia.

 

Ibu Nani banyak mengenal dan belajar dari senior-seniornya yang sangat mendukung pemikiran dan aktifitasnya seperti Ibu Maria Ulfah Subadio,SH(alm),Ibu Kartowiyono,Ibu Mangun Puspito dan lain-lainnya.

 

Saat di KOWANI akan menjadi opsisi?’,kemudian dijawab Ibu Nani dengan merubah strategi membangun wanita yang semula”memperjuangkan hak dan kedudukan wanita”,dalam pembangunan”.

 

Strategi tersebut diikuti dengan mengadakan restrukturisasi organisasi KOWANI yang semua hanya berbentuk presidium menjadi organisasi yang setiap elemennya lebih memiliki pembagian tanggung jawab secara jelas.

 

Implementasi strategi baru terssebut menghasilkanprogram”Paket Kejar A?B”,program”Mix-Farming” dengan menghidupkan Karangkitri dalam upaya  4 sehat 5 sempurna,”penghijauan”yang dikenal dengan dapur dan apotik hidup,dan program pengembangan”KerajinanIndustri Rumah Tangga”,sebagai alternative pendapatan wanita desa karena berkurangnya kesempatan buruh tani perempuan akibat adanya modernisasi pertanian”,serta memprakarsai berdirinya Koperasi Wanita Indonesia(KOPWANI).

 

2016 SEKAR BUDAYA NUSANTARA